Minggu, 24 April 2011

Laku prihatin

Dalam kehidupan kita setiap hariberlaku pertempuran yang sengit….  antara tentera nafsu positif dan tentera nafsu negatif…..dan  medan pertempurannya ialah di dalam Qalbu.
'
Dalam tradisi Ilmu Kejawen terdapat kaedah yang dapat membantu tentera nafsu positif untuk menang… kaedah ini  disebut Laku Prihatin… yang mempunyai empat tahapan… Empat tahapan itu  disebut.. Neing…Ning…Nung…Nang. Mari kita lihat tahapan ini secara kasar satu persatu…
'
1. Neng.. Melakukan semedi.. dengan menyerahkan diri (konsentrasi) kepada Allah..
ini bertujuan untuk membangunkan kesadaran Ruh (batin)… dan mematikan kesadaran jasad…(jasad tidak dirasai lagi).. Dengan cara ini… jika dibuat dengan betul…  frekuensi diri akan setara dengan frekuensi Tuhan…..
'
2. Ning Mengheningkan akal dan nafsu agar dapat menyambung denganSir… Yang mempunyai kaitan dengan Cahaya Nan Suci…
Tersambungnya akal dan Sir akan menghasilkan keadaan matinya jasad…(jasad tidak dirasai).. Dalam keadaan ini maka terciptalah keadaan batin…(jiwa..hawa..nafs) … nan hening dan khusyuk.. bagaikan di alam Ruh.
'
Namun jiwa tetap jaga ..(jangan tertidur)..dalam kesadaran batin… Sehingga dapat menangkap pancaran-pancaran ghaib…
'
3. Nung Bagi sesiapa yang melakukan Neng (semedi) dan berhasil menciptakan Ning (mengheningkan akal nafsu), maka akan terpilih untuk mendapat anugerah daripada Allah.  Dalam Neng sejati akan datang cahaya dzat Allah melalui Sir,  lalu ditangkap olih ruh dan seterusnya olih jiwa untuk diolah olih jasad untuk menjadi prilaku utama.
Prilaku itu  selalu konstruktif dan kehidupan orang itu  selalu bermanfaat untuk orang ramai.
'
4. Nang Orang yang terpilih (nung) akan selalu terjaga dalam amal perbuatannya, ini merupakan kemenangan dalam Laku Prihatin. Kemenangan yang berupa anugerah kenikmatan dalam segala bentuk,… dan meraih kehidupan yang sejati.
Kehidupan yang dapat memberi manfaat (rahmat) untuk seluruh makhluk dan alam semesta. Orang itu  akan meraih kehidupan yang sejati, selalu merasa cukup, tenteram lahir dan batin, tidak dapat dianiaya orang lain dan selalu beruntung dalam kehidupannya di dunia ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar